
Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang...
Alhamdulillah segala puji-pujian hanyalah untukMu ya Rabb... yang tidak pernah jemu mendengar keluhan dan rintihan dari pada hamba-hambaMu..Selawat dan salam buat utusanNYa yang mulia, para sahabat, ahli keluarga dan para tabi'-tabi'in...
Subhanallah...dalam meniti hari-hari yang berlalu, terlalu banyak perkara yang sangat menyentuh jiwaku kebelakangan ini. Masakan tidak, dalam beberapa hari ini ku rasakan diri ini begitu lemah. Bibirku pula tanpa segan asyik mengeluh.
"Penatnya ya Allah..."
" Da tak larat da ni..."
" Subhanallah, padatnya jadual..."
Astaghfirullah...Ya Allah, seharusnya aku bersyukur padaMU kerana memilih aku tuk berada di jalan ini. Kerana memberiku peluang menyibukkan diri dengan perkara berfaedah. Tidak membiarkanku leka dan alpa. Namun, terkadang kehendak bibir tuk meluahkan rasa tidak dapat ku tahan. Ampunkan aku ya Rabb...
Ya Allah...hambaMu ini sangat lemah. Justeru, hanya padaMU tempat ku mengadu. Tidak akan ku sia-siakan senjata yang telah Kau berikan kepada semua hambaMu yang bergelar mukmin.
DOA..Tiada siapa bisa membajak bajanya, sedangkan hasilnya sedang kita tuai saban waktu. Subhanallah...Para anbia tidak pernah lekang dengan doa. Para sahabat tidak pernah pincang dengan doa. Para tabi'in tidak pernah curang dengan doa. para ulama tidak pernah renggang dengan doa.
Maka, ayuhlah sematkan percaya dalam sanubari bahawa Allah SWT itu ada dan sedang mendengar keluhan hambaNya tanpa mengira siapa kita.
Peganglah janji Allah...
Sabda Rasulullah SAW: "Sesungguhnya Allah SWT mencintai orang-orang yang terus-menerus berdoa" [ Hadis riwayat Al-Auza'i]
Permata: Teruslah berdoa tanpa jemu kerana doa memang untuk kita...Bukti kebergantungan diri padaNya..
